Posts

Showing posts with the label Resto Harmoni

Berkabung 1. Perjalanan ke Kraksaan

Image
 Perjalanan ke Kraksaan Ternyata sudah ada driver yang menjemput di depan rumah. Aku cukup terkejut ketika mendengar kabar bahwa besan telah meninggal dunia akibat stroke di RS Kraksaan, Probolinggo. Beliau meninggal dunia pada usia 65 tahun. Mendengar kabar itu, aku langsung teringat ketika kami berkumpul bersama keluarga besar di Resto Harmoni, Malang, pada bulan Oktober tahun lalu. Saat itu suasananya masih penuh kehangatan dan kebersamaan. Rasanya baru kemarin kami masih duduk bersama, bercengkerama, dan menikmati waktu bersama keluarga. Bahkan, seminggu yang lalu beliau masih bermain bersama Edgar, cucu kita yang imut dan lucu. Karena itu, kabar kepergiannya terasa begitu mendadak dan sulit dipercaya. Begitu cepat keadaan berubah; seseorang yang baru saja kita lihat dan ajak bercanda, tiba-tiba sudah tidak ada lagi. Seperti biasa, aku duduk di depan menemani sopir. Ternyata driver tersebut adalah teman dari mantu, sekaligus kebetulan merupakan tetangga dekat. Ketika aku menole...

Santap Siang Penuh Harmoni di Malang

Image
  Santap Siang Penuh Harmoni di Malang  (3) Minggu, 5 Oktober 2025 – Resto Harmoni, Malang Rencana makan siang pukul 11.30 akhirnya molor—kami baru tiba di Resto Harmoni sekitar pukul 12.00. Tapi siapa sangka, keterlambatan itu justru jadi berkah! Kami terlalu asyik melihat-lihat rumah P ak Ichwan yang sedang direnovasi dan larut dalam obrolan hangat bersama keluarganya—obrolan yang mengalir seperti air jernih di sungai kecil Malang. Lokasi Harmoni Cafe and Resto Malang ini terletak di Jl. Bromo No.44,  Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Dari luar, Resto Harmoni terlihat sederhana, bahkan agak biasa. Tapi begitu melangkah masuk—wow!—ruangannya lega, teduh, dan punya lantai dua yang membuat suasana terasa seperti “nyentong” (nyaman dan intim). Agak masuk kedalam, setelah meja resepsionis dan kasir, terhampar kolam ikan kecil yang memesona. Beberapa ikan koi besar— ada yang lebih dari 50 cm!—berenang santa i, lalu tiba-tiba bergerombol ke pinggi...