Senin yang Penuh Pelajaran Hidup
Senin yang Penuh Pelajaran Hidup Senin, 18 Agustus kemarin, meski kondisi keuangan sudah menipis, saya tetap memaksakan diri untuk hadir dalam sebuah acara penting: takziah . Rasanya tidak mungkin untuk tidak datang, karena yang berpulang adalah teman sekantor saya sendiri saat masih belum pensiu. Seorang wanita penuh keceriaan, sosok tangguh, single parent yang selalu berusaha menutupi penderitaannya dengan senyum. Suasana di Rumah Duka Rumah almarhumah berada di Paiton View , tepat di seberang Rumah Makan C’BEZT Fried Chicken, Paiton. Saya tiba sekitar pukul dua siang. Yang menyambut kedatangan saya adalah anak laki-lakinya, Ivon , satu-satunya anak yang baru saja lulus dari Universitas Negeri Malang (UM), jurusan IT. Ia sempat menjalani PKL di POMI, tempat yang sama dengan ibunya bekerja. Tak lama kemudian, sang nenek—ibu dari almarhumah—ikut keluar menemui. Beliau adalah pensiunan guru SD. Kehadirannya membuat percakapan yang awalnya agak kaku menjadi lebih cair, penuh s...