Posts

Showing posts with the label silaturahmi

Menempati Rumah Baru (2)

Image
Menempati Rumah Baru (2) Rumah Undra dan Rani tampak cukup lega, Merekapun juga terlihat lega, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi, apalagi untuk standar generasi masa kini. Sebenarnya, mereka membeli dua rumah yang berdampingan, lalu menyatukannya menjadi satu hunian. Hasilnya? Ruang yang terasa jauh lebih luas dan nyaman. Bagian dapur sengaja dirancang menyatu dengan ruang keluarga, hanya dipisahkan oleh sebuah meja dapur yang berfungsi sebagai sekat minimalis. Konsep terbuka ini membuat suasana terasa lebih hangat dan akrab. Saat berkunjung, aku sempat beristirahat sejenak di kamar depan yang sementara dialihfungsikan sebagai musala. Tak lama kemudian, Pak Henky dan Bu Agus —orang tua Undra —turut hadir. Kami pun menikmati suguhan sore sambil berbincang santai. Almas, b egitu melihat tamu datang, dengan sigap menyerahkan Edgar , bayinya yang baru berusia tiga bulan, kepada Bu Agus untuk digendong. Sementara itu, Rani iseng mencoba memainkan piano yang sudah lama tak tersentuh...

"Teman Waktu di Leces (2)"

Image
  "Teman Waktu di Leces (2)" Tepat di depan rumah Cak Agus Heri, aku hendak mengulurkan salam lebih dulu seperti biasa.  Namun Cak Munif mendahului. Terpaksa kususul dengan salam tambahan agar tak terasa hambar. Tak lama, terdengar jawaban dari dalam rumah.  Sejujurnya, kami tak yakin tuan rumah ada—kami datang persis waktu Dhuhur, dan Cak Agus dikenal rajin ke mushola atau masjid.  Tapi seperti kata pepatah: malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih.  Hari itu keberuntungan berpihak pada kami.  Ternyata ia ada di rumah. Dengan raut penuh tanda tanya, Cak Agus beserta istrinya menyambut kami.  Mungkin karena posisinya sebagai Ketua RW, kedatangan tamu tak lagi mengherankan baginya.  Yang mengejutkan: ia tak lupa padaku.  Tangannya kujabat erat, tubuhnya kudekap—rasa rindu yang tertahan puluhan tahun tiba-tiba menggenang.  Namun ia tampak penasaran dengan sosok di sampingku.  Agak pangling. Munif nyeletuk, "Biarkan saja bingu...

TILIK BAYI

Image
 "TILIK BAYI" Siang itu rumah terasa lebih hidup dari biasanya.  Datang tiga tamu istimewa: Bu Jasmadi, Bu Yoza, dan Bu Ratmono.  Orang Jawa bilang, ini namanya tilik bayi menjenguk bayi sekaligus menyambung silaturahmi.  Tapi rasanya bukan sekadar tilik bayi biasa.  Ada cerita, tawa, dan pelajaran hidup yang mengalir begitu saja. Vibes mereka memang berbeda. Bu Jasmadi, lulusan FISIP Unair, berbicara lugas dan reflektif.  Bu Yoza, seorang akuntan, tenang namun penuh kisah.  Sementara Bu Ratmono, dokter hewan lulusan UGM, hadir dengan gaya khas yang membumi.  Latar belakang yang berbeda, tapi justru itulah yang membuat obrolan semakin kaya. Asal-usul mereka pun beragam. Bu Jasmadi berasal dari Bojonegoro, sementara Pak Jasmadi dari Lamongan.  Bu Yoza ternyata dari Aceh.  Cerita jodohnya cukup menggelitik—dulu Pak Yoza pernah ngekos di rumah Bu Yoza,  Bahkan sekolah dasar mereka sama, namun tak pernah saling mengenal.  Takdir ju...

Perjalanan Liburan Keluarga (4) Silaturahmi Penuh Hikmah di Gang Klojen, Malang

Image
 Perjalanan Liburan Keluarga (4) Silaturahmi Penuh Hikmah di Gang Klojen, Malang    Minggu, 5 Oktober 2025 – Rumah Eyang Satiman, Klojen Pukul dua siang lebih, kami akhirnya tiba di Klojen, kawasan bersejarah di jantung Kota Malang, untuk silaturahmi ke rumah Eyang Sat (Satiman) . Lokasinya unik: masuk gang kecil di antara Kedai Salim (Pangsit Mie) dan M-Suite (Home Stay), tepat di Jalan Aris Munandar. Meski strategis—hanya selangkah dari Alun-Alun Kota Malang, Gajah Mada Plaza, dan Ramayana Malang—gang ini begitu sempit hingga hanya bisa dilalui jalan kaki. Motor pun harus dituntun, ciri khas permukiman lama yang penuh kenangan. Aku yang sedang memakai kruk, begitu melihat jalan sepi, langsung nekat menyeberang—dan sontak disambut teriakan riuh dari keluarga di belakang: “Hati-hati!” Hehehe…(padahal ngga begitu..kwkwkw) Maafkan kecerobohanku! Sesampainya di depan rumah, aku mengucap salam. Pintu dibuka oleh Eyang Mamik—wanita cantik yang usianya kini 80 tahun , tapi ...

Santap Siang Penuh Harmoni di Malang

Image
  Santap Siang Penuh Harmoni di Malang  (3) Minggu, 5 Oktober 2025 – Resto Harmoni, Malang Rencana makan siang pukul 11.30 akhirnya molor—kami baru tiba di Resto Harmoni sekitar pukul 12.00. Tapi siapa sangka, keterlambatan itu justru jadi berkah! Kami terlalu asyik melihat-lihat rumah P ak Ichwan yang sedang direnovasi dan larut dalam obrolan hangat bersama keluarganya—obrolan yang mengalir seperti air jernih di sungai kecil Malang. Lokasi Harmoni Cafe and Resto Malang ini terletak di Jl. Bromo No.44,  Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Dari luar, Resto Harmoni terlihat sederhana, bahkan agak biasa. Tapi begitu melangkah masuk—wow!—ruangannya lega, teduh, dan punya lantai dua yang membuat suasana terasa seperti “nyentong” (nyaman dan intim). Agak masuk kedalam, setelah meja resepsionis dan kasir, terhampar kolam ikan kecil yang memesona. Beberapa ikan koi besar— ada yang lebih dari 50 cm!—berenang santa i, lalu tiba-tiba bergerombol ke pinggi...