Posts

Showing posts with the label teman

Pagi yang Tak Terduga.

Image
  Pagi yang Tak Terduga, Obrolan yang Menghangatkan   Pagi itu, aku sengaja berjemur di depan rumah dengan membelakangi pagar, berniat menghangatkan punggung. Kebetulan, rumahku menghadap ke timur, sehingga sinar matahari pagi menyapa dengan lembut dan hangat. Tak berapa lama, suara mesin mobil pickup terdengar dan berhenti tepat di depan pagar. Aku hanya diam, mengira itu kendaraan tamu tetangga yang sedang parkir sejenak. Namun, beberapa menit kemudian, pengemudinya turun dan bersuara agak lantang , “Kasur yang sebelah mana, Pak, yang akan diangkut?”   Aku terhenyak, segera berdiri dan menghampirinya. Sempat terkejut, kupikir ia datang untuk mengambil paket milik Rani. Ternyata, yang turun adalah Cak Pandu , teman lamaku semasa bekerja di Pabrik POMI. Wajahnya masih familiar, sikapnya pun tetap bersahaja, sama sekali tak menunjukkan kesan sombong meski tahun telah berganti.   Kami pun mengobrol singkat . Cak Pandu kini telah menjadi kakek dari empat...

Hari Pengganti Mantenan

Image
Hari Pengganti Mantenan Seminggu sebelum acara, undangan itu tiba. (di artikel, Tamu Tak Terduga) Sayangnya, karena tanggalnya bertepatan dengan agenda yang sudah kami persiapkan,  kami terpaksa tidak bisa hadir pada tanggal 5 September itu.  (Mungkin lain kali saat liburan! Hehehe...) Namun, pada hari Sabtu tanggal 6 September,  kami berempat menyempatkan diri untuk mengunjungi kediaman beliau di Jl. Sunan Muria 109, Probolinggo.  Kebetulan Prima dan Almas mau periksa kehamilan jadi kita bersama-sama kesana, sambil menyelam minum air...😅 Awalnya, sempat ragu karena rumahnya tampak berbeda dari yang saya bayangkan.  Di sana, ada seorang tamu lain yang meyakinkan bahwa itu memang rumah P. Harsono.  Kami pun turun dari mobil dan menunggu giliran.  Ternyata, banyak kepala desa yang datang bertamu.  Baru kali ini saya mengerti bahwa acara pernikahan putra seorang Kapolsek dihadiri oleh banyak tokoh,  mulai dari kepala desa hingga aparat.  B...

Tamu tak terduga.

Image
  Kemarin, sekitar pukul tujuh malam, aku dan istri baru saja hendak memulai sholat berjamaah. Suasana rumah tenang, lampu temaram, saat tiba-tiba bel berbunyi. Aku berhenti sejenak, ragu. Siapa ya, di jam segini?   Bel berbunyi lagi—lebih jelas, lebih pasti.   Akhirnya, aku memutuskan untuk membuka pintu. Di depan pintu, berdiri seorang lelaki dengan senyum yang langsung mengingatkanku pada masa lalu.   “Wah… Pak. Suharsono?!” ujarku tak percaya.   Ya, dia—teman lama, sahabat seperjuangan saat SMP dulu di Surabaya. Sebenarnya, aku sudah lama tahu kalau dia kini bertugas di Probolinggo. Tapi rasa sungkan selalu mengganjal. Apalagi, sekarang dia bukan lagi anak muda biasa Dia adalah Kompol Suharsono, S.H., M.M ., Kapolsek Kademangan.   Dengan jabatan dan seragamnya, wajar saja aku jadi segan. Bahkan, sekalipun kami pernah dekat, rasa malu membuatku tak pernah berinisiatif untuk mengunjunginya. Tapi malam itu, dialah yang datang ke r...