Berkabung 2. Sesampainya di Kraksaan
Sesampainya di Kraksaan
Sesampainya di Kraksaan, tepatnya di Perumahan New Kraksaan Land, hari masih cukup pagi. Jadi, kami masih sempat menunaikan salat Subuh.
Maklum saja, drivernya kalau menyetir cukup kencang sekali. Padahal kami melewati jalan biasa dan sama sekali tidak melalui tol. Namun, jujur saja, cara menyetirnya membuatku agak tidak nyaman juga... hehehe.
Gardu tempat jaga Sisikamling warga Jl Sahara gang 1.
Rumah Almh. Pak Suwanto (Besan)
Alamat kawasan Sampoerna tersebut adalah Jalan PB Sudirman No. 17, Sidomukti, Karang Dampit, Kebonagung, Kraksaan.
Sayangnya, aku tidak bisa ikut mengantarkan hingga prosesi pemakaman. Namun, untungnya keluarga dari Klaten dan Jepara turut hadir dan ikut serta dalam proses mengebumikan beliau.
Prosesi pemakaman berlangsung cukup cepat dan lancar.
Sementara itu, aku bersama Nyonya, Lik Atok, dan Lik Shanty menjaga Edgar (cucu kita yang masih kecil). Di tengah suasana duka dan kesibukan keluarga, kami berusaha tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
Seperti biasa, aku kemudian menyiapkan menu untuk makan siang. Kebetulan, Lik Atok keluar bersama Nyonya untuk membeli ayam goreng lengkap dengan lauk-pelengkapnya. Jumlahnya cukup banyak, sehingga bisa disiapkan untuk menu makan selama dua hari.
Di tengah perjalanan dan suasana duka seperti ini, urusan kecil sehari-hari tetap berjalan. Ada yang mengurus pemakaman, ada yang menjaga anak, ada yang menyiapkan makanan. Begitulah kehidupan—bahkan ketika kehilangan seseorang, roda kehidupan keluarga tetap harus berjalan.





