Mengantar Takziah ke Rumah Almarhum Masduki
Mengantar Takziah ke Rumah Almarhum Masduki Slamet ikut mengantar takziah ke rumah almarhum Masduki—jaraknya tak jauh, hanya sekitar dua kilometer dari rumahnya. Perjalanan kembali membawa kami melewati jalan dekat Masjid At-Taqwa, namun kali ini kami berbelok ke arah barat, menuju sebuah rumah yang letaknya tak jauh dari pom bensin Gasoline 92. Rumah almarhum unik: ia menghadap dua arah sekaligus—selatan dan barat. Satu sisi menghadap jalan utama, sementara sisi lainnya menghadap pelataran terbuka, memberi kesan hangat dan terbuka bagi siapa pun yang datang. Masduki adalah anak kedua dari empat bersaudara laki-laki. Kakak tertuanya bernama Toat, lalu Masduki sendiri, disusul oleh adik-adiknya yang masing-masing berprofesi sebagai guru dan polisi. Keluarga ini merupakan keturunan dari adik Mbah Matsningso. Mbah Matsningso sendiri memiliki tiga putri—Patonah, Katoyah, dan Toyibatun—serta seorang putra bernama Suwardi, yang lahir dari ibu yang berbeda. Menariknya, Mbah Matsn...